Saptonan merupakan
agenda tahunan yang diadakan setiap momen peringatan Hari Jadi Kuningan.
Bahkan, dulu acara ini diadakan di lapang yang lokasinya dekat kantor bupati
dan gedung DPRD Kabupaten Kuningan. Saperti pernah beberapa kali diadakan di
lapang Randu Kelurahan Cijoho, lapang Kertawangunan Kecamatan Sindangagung dan
lapang sekitar kawasan wisata Linggajati Kecamatan Cilimus. Lapang Desa
Cinagara Kecamatan Maleber dan beberapa tempat lainnya.
Sebelum pergelaran
saptonan dimulai, diawali dengan prosesi atau upacara yang menggambarkan
keadaan masa kerajaan. Sejumlah peserta pun sudah mempersiapkan untuk kebolehan
untuk mengikuti adu ketangkasan menunggang kuda, dengan mengenakan kostum mirip
pada jaman kerajaan. Misalnya patih, adipati dan tumnggung memakai bendo, baju
taqwa dan kain lancar. Sementara, demang mengenakan pakaian yang lebih
sederhana seperti kain odot, celana pangsi, sandal karet (sendal bandol) yang
talinya sampai lutut. Begitu pula para menak, pamager sari mengenakan pakaian
yang sama seperti dipakai adipati dan tumenggung. Ada pula mengenakan pakaian
kebaya.




