Minggu, 11 Mei 2014

Tugas Softskill 3 - TOU 2

STRUKTUR DAN DESAIN ORGANISASI

Pengorganisasian adalah proses penciptaan struktur organisasi

Pengertian organisasi
Suatu lembaga atau kelompok fungsional : organisasi perusahaaan, rumah sakit, perwakilan pemerintah, perkumpulan orang
Berkenaan dengan proses pengorganisasian, sebagai suatu cara dalam mana kegiatan organisasi dialokasikan dan ditugaskan diantara para anggotanya agar tujuan organisasi dapat tercapai dengan efisien
Pengorganisasian (organizing) merupakan proses penyusunan struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan organisasi, sumber daya-sumber daya yang dimilikinya, dan lingkungan yang melingkupinya.

Rabu, 30 April 2014

Tugas Softskill 2 - TOU 2

Proses Pengambilan Keputusan dalam Organisasi


A. Definisi Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan adalah menentukan suatu jalan keluar dengan berkomunikasi secara bersama - sama. Keputusan terdiri dari :
·    Keputusan Strategis
Yaitu keputusan yang dibuat oleh manajemen puncak dari suatu organisasi.
·    Keputusan Taktis
Keputusan yang diambil oleh manajement menengah.
·    Keputusan Operasional
Keputusan yang dibuat oleh manajemen bawah.

Minggu, 13 April 2014

Tugas Softskill - TOU 2

Pengertian Organisasi

Dalam kamus besar Indonesia (KBI) pengertian organisasi adalah kesatuan (susunan) yang terdiri atas bagian bagian orang dalam perkumpulan untuk mencapai tujuan bersama. Sama seperti pengertian ekonomi, definisi organisasi juga merujuk pada beberapa pendapat ahli yang kompeten seperti berikut:

Menurut Chester I.Barnard mengemukakan dalam buku beliau yang berjudul The Function of The Executive, “organisasi adalah suatu sistem mengenai usaha usaha kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.”
Sedangkan Stephen P.Robbins mengatakan bahwa “Organisasi ialah kesatuan aspek sosial yang terkordinasi secara sadar, dengan satu batasan yang cukup relatif dan bisa diidentifikasi, yang bekerja secara relatif dan terus menerus untuk mencapai tujuan kelompok atau tujuan bersama.”

Jumat, 27 Desember 2013

Tulisan Softskill 4 TOU


INDONESIAN DENIM BRANDS



Jeans atau sekarang yang lebih dikenal dengan denim awalnya  merupakan celana untuk para pekerja di Amerika. Namun dengan seiring berkembangnya jaman dan perkembangan fashion jeans saat ini telah menjelma menjadi pilihan fashion item banyak orang di dunia. Demam denim dengan begitu cepat menjangkiti seluruh dunia termasuk Indonesia. Potongan yang simpel, nyaman serta casual menjadi penyebab mengapa denim sangat disukai oleh banyak orang.
Sebagai tempat awal ditemukannya jeans Amerika merupakan negara dengan produk denim yang paling terkenal. Selain Amerika jepang juga memiliki beberapa brand yang sangat terkenal diseluruh dunia karena produk denimnya sangat unik dan memiliki filosopi yang dalam tentang denim. Selain kedua negara tersebut Indonesia juga memiliki beberapa brand tak kalah terkenal. Seiring berkembangnya fashion beberapa orang Indonesia membuat brand denimnya sendiri dengan berbagai macam konsep yang unik, bahkan ada yang mampu menembus pasar Internasional. Berikut ini adalah beberapa brand denim asli Indonesia yang memiliki kualitas jempolan.

Tugas Softskill 4 TOU

                                                       DEFINISI MOTIVASI
     Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini adalah intensitas, arah, dan ketekunan.
Berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow, teori X dan Y Douglas McGregor maupun teori motivasi kontemporer, arti motivasi adalah alasan yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seorang individu. Seseorang dikatakan memiliki motivasi tinggi dapat diartikan orang tersebut memiliki alasan yang sangat kuat untuk mencapai apa yang diinginkannya dengan mengerjakan pekerjaannya yang sekarang. Berbeda dengan motivasi dalam pengertian yang berkembang di masyarakat yang seringkali disamakan dengan semangat.
     Dalam hubungan antara motivasi dan intensitas, intensitas terkait dengan seberapa giat seseorang berusaha, tetapi intensitas tinggi tidak menghasilkan prestasi kerja yang memuaskan kecuali upaya tersebut dikaitkan dengan arah yang menguntungkan organisasi. Sebaliknya elemen yang terakhir, ketekunan, merupakan ukuran mengenai berapa lama seseorang dapat mempertahankan usahanya.